Siapa Laura Loomer? Penganut Teori konspirasi Anti-Muslim yang Jadi Pendukung Donald Trump

Senin, 16 September 2024 - 16:20 WIB
Sumber anonim yang dekat dengan kampanye Trump mengatakan kepada media berita AS Semafor bahwa mereka "100%" khawatir tentang kedekatan Loomer dengan Trump.

"Terlepas dari pagar pembatas apa pun yang dipasang oleh kampanye Trump terhadapnya, saya rasa itu tidak berhasil," kata sumber tersebut.

3. Dikritik Politikus Senior Partai Republik



Foto/AP

Sejumlah politisi senior Partai Republik juga mengkritik Loomer secara terbuka dan memperingatkan Trump agar tidak membawanya ke lingkaran dalamnya.

"Laura Loomer adalah penganut teori konspirasi gila yang secara teratur mengucapkan omong kosong menjijikkan yang dimaksudkan untuk memecah belah Partai Republik," tulis Senator Carolina Utara Thom Tillis di X, yang sebelumnya bernama Twitter.

"Seorang anggota DNC [Komite Nasional Demokrat] tidak dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada yang dilakukannya untuk merusak peluang Presiden Trump untuk memenangkan pemilihan ulang," tambah Tillis.

Berbicara dalam konferensi pers di California pada tanggal 13 September, Trump hanya mengatakan bahwa Loomer adalah "seorang pendukung" dan bahwa dia tidak mengetahui komentar terbaru yang dibuatnya tentang Harris, atau komentarnya tentang 9/11.

"Saya tidak mengendalikan Laura. Laura harus mengatakan apa yang dia inginkan. Dia berjiwa bebas," tambahnya.

Loomer tidak menanggapi beberapa permintaan komentar dari BBC.

Baca Juga: Ribuan Orang Demo di Prancis Bela Nenek yang Diperkosa 90 Pria hingga Ratusan Kali

4. Bergerak secara Independen

Namun di Twitter/X, dia mengatakan bahwa dia beroperasi "secara independen" untuk membantu Trump, yang dia sebut sebagai "harapan terakhir bangsa kita".

"Bagi banyak wartawan yang menelepon saya dan terus-menerus meminta saya untuk berbicara dengan mereka hari ini, jawabannya adalah tidak," tulisnya. "Saya sangat sibuk mengerjakan cerita dan investigasi saya dan tidak punya waktu untuk memikirkan teori konspirasi Anda."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!