Kompak, Biden dan Trump Kutuk Perlakukan China Terhadap Muslim Uighur

Kamis, 27 Agustus 2020 - 10:31 WIB
Ia mengatakan China telah melakukan tindakan mengerikan terhadap wanita, termasuk aborsi paksa, sterilisasi paksa dan metode kontrasepsi paksa lainnya, kerja paksa yang disponsori negara, kekerasan seksual termasuk melalui pemerkosaan dalam tahanan, wajib tinggal di rumah oleh pejabat Han dan kawin paksa.

"Kekejaman Partai Komunis China juga termasuk penahanan terbesar etnis minoritas sejak Perang Dunia II," juru bicara NSC itu menambahkan.

Ullyot mengatakan Trump telah mengambil "tindakan berani" terhadap China karena perlakuannya terhadap orang Uighur.

"Kebijakan Presiden Trump telah menunjukkan bahwa setiap orang - yang lahir dan belum lahir, yang miskin, yang putus asa, yang cacat, yang lemah, dan orang tua - memiliki nilai yang melekat," ucapnya. (Baca: Trump: Joe Biden Telah 'Dimiliki' oleh China )

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan bahwa selama setahun terakhir, AS telah memberlakukan berbagai pembatasan dan sanksi terhadap pejabat China atas pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang, wilayah kelompok etnis Uighur ditahan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!