Mantan Bos Intelijen Israel Kecam Kebijakan PM Netanyahu tentang Koridor Philadelphia

Sabtu, 07 September 2024 - 21:20 WIB
Mantan bos intelijen Israel kecam cara PM Netanyahu mempertahankan koridor Philadelphia. Foto/AP
GAZA - Mantan kepala badan keamanan internal Shin Bet Israel , Nadav Argaman, menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyesatkan negara itu. Itu disebabkan Nentanyahu ingin mempertahankan kendali atas wilayah perbatasan antara Gaza dan Mesir, yang dikenal sebagai Koridor Philadelphia.

"Tidak ada hubungan antara persenjataan yang ditemukan di Gaza dan Koridor Philadelphia," kata Argaman kepada berita Channel 12 Israel dalam sebuah wawancara yang luas.



"Mayoritas penyelundupan ke Gaza dilakukan melalui penyeberangan perbatasan Rafah. Kami tahu ini dengan jelas," kata Argaman.

"Ketika Netanyahu berbicara tentang tetap berada di Koridor Philadelphia, dia tahu betul bahwa tidak ada penyelundupan yang terjadi melalui Koridor Philadelphia. Jadi sekarang kita terpaksa hidup dengan khayalan ini," katanya. "Semua ini dimaksudkan hanya untuk melestarikan pemerintahan Mesianik yang berbahaya ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!