Lavrov Peringatkan Doktrin Rusia tentang Penggunaan Senjata Nuklir Sedang Diklarifikasi
Rabu, 28 Agustus 2024 - 06:15 WIB
"Ini adalah pemerasan. Ini adalah upaya untuk berpura-pura bahwa Barat ingin menghindari eskalasi yang berlebihan, tetapi pada kenyataannya itu adalah penipuan. Barat tidak ingin menghindari eskalasi," tegas Lavrov kepada wartawan setelah pembicaraan dengan Menlu Yaman.
Dia menyebut pembahasan tentang kemungkinan penggunaan rudal Storm Shadow oleh Ukraina untuk menyerang jauh ke Rusia sebagai "bermain api."
“Rusia tidak akan tertipu oleh pertemuan puncak perdamaian dengan Ukraina di belahan bumi selatan jika mengikuti logika yang sama seperti yang pertama,” ujar Lavrov.
“Jika Barat tertarik untuk menyelesaikan konflik di Ukraina, mereka perlu duduk di meja perundingan,” papar dia.
Pada Minggu, media melaporkan, mengutip pejabat senior di Kiev, bahwa Ukraina ingin meluncurkan "serangan demonstrasi" terhadap target di dekat Moskow atau St Petersburg menggunakan rudal jelajah Storm Shadow yang dipasok Inggris untuk "mendorong penilaian ulang di Kremlin," meskipun Amerika Serikat sejauh ini belum mendukung rencana tersebut.
Dia menyebut pembahasan tentang kemungkinan penggunaan rudal Storm Shadow oleh Ukraina untuk menyerang jauh ke Rusia sebagai "bermain api."
“Rusia tidak akan tertipu oleh pertemuan puncak perdamaian dengan Ukraina di belahan bumi selatan jika mengikuti logika yang sama seperti yang pertama,” ujar Lavrov.
“Jika Barat tertarik untuk menyelesaikan konflik di Ukraina, mereka perlu duduk di meja perundingan,” papar dia.
Pada Minggu, media melaporkan, mengutip pejabat senior di Kiev, bahwa Ukraina ingin meluncurkan "serangan demonstrasi" terhadap target di dekat Moskow atau St Petersburg menggunakan rudal jelajah Storm Shadow yang dipasok Inggris untuk "mendorong penilaian ulang di Kremlin," meskipun Amerika Serikat sejauh ini belum mendukung rencana tersebut.
Lihat Juga :