Pemimpin Bangladesh Muhammad Yunus Janji Bantu Rohingya

Senin, 19 Agustus 2024 - 14:55 WIB
"Kami akan memberikan dukungan apa pun yang dibutuhkan penyelidik PBB."

Sebuah misi pencari fakta PBB diharapkan segera berada di Bangladesh untuk menyelidiki "kekejaman" yang dilakukan selama protes yang dipimpin mahasiswa.

Yunus juga berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilihan umum yang bebas dan adil dalam waktu dekat.

Yunus sendiri dihukum karena melanggar undang-undang ketenagakerjaan selama pemerintahan sebelumnya, dalam apa yang telah dikecam sebagai persidangan yang bermotif politik.

“Kediktatoran Sheikh Hasina telah menghancurkan setiap institusi negara,” kata Yunus.

Ia menambahkan bahwa pemerintahannya akan “melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk mendorong rekonsiliasi nasional”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!