Iran Beri Tahu AS dan UE: Pembalasan terhadap Agresi adalah Hak yang Sah

Rabu, 14 Agustus 2024 - 00:01 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menyuarakan pendirian Pezeshkian, dengan menegaskan Iran berkomitmen mempertahankan kedaulatannya dan tidak akan meminta izin untuk menjalankan hak-haknya yang sah.

Dalam pernyataan pada Selasa, Kanaani menolak seruan dari Prancis, Jerman, dan Inggris agar Teheran menunjukkan sikap menahan diri, dengan alasan permintaan ini “tidak memiliki logika politik dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional” dan juga “merupakan dukungan publik dan praktis” untuk Israel.

“Negara-negara Eropa tidak mengajukan keberatan terhadap kejahatan internasional Israel dan dengan kurang ajar meminta Iran tidak menanggapi pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorialnya,” tegas dia.

Sambil menegaskan kembali bahwa Iran bertekad menghalangi Israel, Kanaani meminta ketiga negara Eropa untuk “sekali dan untuk selamanya menentang perang di Gaza dan hasutan perang Israel.”

Pernyataan Kanaani setelah para pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman, mengeluarkan pernyataan bersama pada Senin yang mendesak Iran dan sekutunya menahan diri dari menyerang Israel.

Dalam perkembangan terkait, Amerika Serikat telah meminta Turki dan sekutu lain yang memiliki hubungan dengan Iran untuk berupaya mengurangi ketegangan di Timur Tengah, menurut Al-Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!