Israel Mengebom Aula Sekolah saat Ratusan Orang Sedang Salat Subuh

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:35 WIB
Iran mengklaim bahwa Israel ingin menyebarkan perang di Timur Tengah, dan pejabat Hamas, beberapa analis dan kritikus di Israel mengatakan Netanyahu telah memperpanjang pertempuran untuk keuntungan politik.

Selama 10 bulan perang di Jalur Gaza, militer kembali ke beberapa daerah untuk melawan militan lagi.

"Cukup!" teriak warga Khan Yunis Ahmed al-Najjar. "Kasihanilah kami, demi Tuhan, anak-anak dan wanita muda sekarat di jalanan. Cukup!"

Baca Juga: Rumah Bos Hamas Yahya Sinwar Dibom Israel, Dia Lalu Muncul dan Duduk di Sofa Rumahnya

Militer Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan beroperasi di sekitar Khan Yunis, kota Gaza selatan tempat tentara telah ditarik pada bulan April setelah berbulan-bulan pertempuran sengit dengan Hamas.

Setelah militer mengeluarkan perintah evakuasi untuk beberapa bagian kota, gambar AFPTV menunjukkan kerumunan orang mengalir melalui jalan-jalan yang berdebu dan rusak dengan berjalan kaki atau dengan keledai dan gerobak sepeda motor yang penuh dengan barang-barang.

"Kami telah mengungsi 15 kali," kata Mohammed Abdeen.

Pada hari Jumat, kantor kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA) memperkirakan bahwa "sedikitnya 60.000 warga Palestina mungkin telah bergerak menuju Khan Yunis barat dalam 72 jam terakhir", kata juru bicara PBB Florencia Soto Nino.

Hanya ada satu gencatan senjata selama seminggu dalam pertempuran di Gaza, pada bulan November.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!