Iran-Israel Memanas, Maskapai Penerbangan Diminta Bawa Bahan Bakar Tambahan
Selasa, 06 Agustus 2024 - 19:30 WIB
Dalam buletin, OPSGROUP, organisasi berbasis keanggotaan yang berbagi informasi risiko penerbangan, mengatakan langkah tersebut diambil sebelum penutupan wilayah udara Yordania yang diantisipasi, langkah pencegahan jika terjadi serangan terhadap Israel oleh Iran.
“NOTAM Yordania relevan karena, dalam serangan udara bulan April terhadap Israel, Yordania adalah negara pertama yang menutup wilayah udara mereka melalui NOTAM, jauh sebelum Israel, Iran, atau Irak,” ungkap Mark Zee, CEO OPSGROUP, kepada Reuters.
“45 menit tersebut dimaksudkan untuk menyediakan bahan bakar tambahan yang cukup bagi pesawat untuk meninggalkan wilayah udara Yordania dan mendarat di tempat lain,” ungkap dia.
Penutupan wilayah udara yang terkait dengan perang dapat menimbulkan pembatasan yang signifikan pada lalu lintas udara.
Perang di Ukraina, misalnya, telah menimbulkan pembatasan yang signifikan pada wilayah udara Eropa, yang sudah berada di bawah tekanan dari aksi pemogokan kontrol lalu lintas udara dan permintaan perjalanan yang tinggi.
“NOTAM Yordania relevan karena, dalam serangan udara bulan April terhadap Israel, Yordania adalah negara pertama yang menutup wilayah udara mereka melalui NOTAM, jauh sebelum Israel, Iran, atau Irak,” ungkap Mark Zee, CEO OPSGROUP, kepada Reuters.
“45 menit tersebut dimaksudkan untuk menyediakan bahan bakar tambahan yang cukup bagi pesawat untuk meninggalkan wilayah udara Yordania dan mendarat di tempat lain,” ungkap dia.
Penutupan wilayah udara yang terkait dengan perang dapat menimbulkan pembatasan yang signifikan pada lalu lintas udara.
Perang di Ukraina, misalnya, telah menimbulkan pembatasan yang signifikan pada wilayah udara Eropa, yang sudah berada di bawah tekanan dari aksi pemogokan kontrol lalu lintas udara dan permintaan perjalanan yang tinggi.
Lihat Juga :