India Setop Layanan Perjalanan Udara dan Kereta dengan Bangladesh

Selasa, 06 Agustus 2024 - 18:01 WIB
“Mereka yang sudah berada di negara itu harus sangat berhati-hati, membatasi pergerakan mereka, dan tetap berhubungan dengan diplomat India,” ungkap peringatan itu.

Kerusuhan tersebut telah memengaruhi beberapa bisnis India. Misalnya, Life Insurance Corporation (LIC), yang merupakan firma terbesar sejenisnya di India, mengatakan kantornya di Bangladesh akan tetap tutup setidaknya hingga hari Rabu sebagai tindakan pencegahan.

Bentrokan pada hari Minggu termasuk yang paling mematikan sejak protes meletus bulan lalu, dengan lebih dari 90 orang diperkirakan tewas berdasarkan laporan oleh polisi, pejabat, dan petugas medis. Kekerasan tersebut telah merenggut sekitar 300 nyawa sejauh ini.

Baca juga: Game Over? Penangkapan Tentara Israel di Jabaliya Dapat Ubah Aturan Permainan di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!