3 Alasan Pasukan Elite Terjun Payung Rusia Disebut Tentara Paman Vasya
Senin, 05 Agustus 2024 - 10:10 WIB
Pasukan elite terjung payung memiliki sejarah panjang berkontribusi dalam berbagai perang Rusia. Foto/Sputnik
MOSKOW - Pasukan terjun payung elite Rusia yang bertugas untuk menyergap di belakang garis musuh dan menggunakan unsur kejutan dan senjata berat untuk merebut titik-titik kuat strategis. Mereka kerap disebut dengan Tentara Paman Vasya.
Foto/Sputnik
Di Rusia dan bekas Uni Soviet, pasukan VDV kadang-kadang disebut sebagai 'Pasukan Paman Vasya'. Terinspirasi oleh keberhasilan penerjunan kelompok 12 orang eksperimental selama latihan di luar Voronezh di Rusia barat daya pada tanggal 2 Agustus 1930, para ahli strategi militer Soviet menyetujui pertumbuhan pesat Pasukan Lintas Udara dari unit-unit berkekuatan peleton dan kompi menjadi batalion, brigade, dan akhirnya, seluruh divisi.
Eksperimen sepanjang tahun 1930-an dengan generasi baru pesawat berat, kendaraan lapis baja yang dapat diterjunkan dari udara, dan peralatan pendukung, mulai dari pembom TB-3 yang disesuaikan dan tank ringan T-37A hingga senjata anti-tank 37 mm dan mortir 82 mm, menyebabkan Pasukan Lintas Udara dibayangkan sebagai pasukan garis depan angkatan darat masa depan, yang mampu dengan cepat menerobos garis depan dan memastikan kemenangan cepat di wilayah geografis yang luas.
3 Alasan Pasukan Elite Terjung Payung Rusia Disebut Tentara Paman Vasya
1. Terinspirasi Aksi Berani Penerjung Payung pada 1030
Foto/Sputnik
Di Rusia dan bekas Uni Soviet, pasukan VDV kadang-kadang disebut sebagai 'Pasukan Paman Vasya'. Terinspirasi oleh keberhasilan penerjunan kelompok 12 orang eksperimental selama latihan di luar Voronezh di Rusia barat daya pada tanggal 2 Agustus 1930, para ahli strategi militer Soviet menyetujui pertumbuhan pesat Pasukan Lintas Udara dari unit-unit berkekuatan peleton dan kompi menjadi batalion, brigade, dan akhirnya, seluruh divisi.
Eksperimen sepanjang tahun 1930-an dengan generasi baru pesawat berat, kendaraan lapis baja yang dapat diterjunkan dari udara, dan peralatan pendukung, mulai dari pembom TB-3 yang disesuaikan dan tank ringan T-37A hingga senjata anti-tank 37 mm dan mortir 82 mm, menyebabkan Pasukan Lintas Udara dibayangkan sebagai pasukan garis depan angkatan darat masa depan, yang mampu dengan cepat menerobos garis depan dan memastikan kemenangan cepat di wilayah geografis yang luas.
Lihat Juga :