Mohammed bin Salman Disebut Tak Suka Kamala Harris Jadi Presiden AS, Ini Alasannya
Kamis, 25 Juli 2024 - 08:34 WIB
Biden telah mengundurkan diri dari pemilihan presiden (pilpres) AS dan mendukung Harris menjadi calon presiden (capres) Partai Demokrat untuk melawan capres Partai Republik Donald Trump dalam pilpres 5 November mendatang.
Harris, dalam kampanyenya pada tahun 2020, juga vokal tentang pembunuhan Khashoggi, menyebutnya sebagai "serangan terhadap jurnalis di mana pun" dan mendukung undang-undang di Senat untuk mempublikasikan lebih banyak informasi tentang kematiannya.
Pada saat yang sama, dia mengatakan; "AS perlu secara mendasar mengevaluasi kembali hubungan kami dengan Arab Saudi, menggunakan pengaruh kami untuk membela nilai-nilai dan kepentingan Amerika.”
Gedung Putih Biden akhirnya mencapai semacam kesepakatan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dengan fokus menentang Iran dan mencari stabilitas di Timur Tengah.
Burrows mengatakan Harris dapat memperumit hal ini. Calon presiden yang lebih konfrontatif itu dapat menjadi hambatan bagi tujuan AS dalam menormalisasi hubungan Arab Saudi dengan Israel, sekutu penting AS di kawasan Timur Tengah.
AS telah berupaya untuk menjadi perantara hubungan yang lebih baik antara negara-negara Arab dan Israel, sebagian untuk menjadi penyeimbang terhadap pengaruh regional Iran.
Harris juga merupakan pendukung utama hak-hak perempuan dan kelompok LGBTQ+, yang semuanya secara hukum lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam hukum Arab Saudi.
Harris, dalam kampanyenya pada tahun 2020, juga vokal tentang pembunuhan Khashoggi, menyebutnya sebagai "serangan terhadap jurnalis di mana pun" dan mendukung undang-undang di Senat untuk mempublikasikan lebih banyak informasi tentang kematiannya.
Pada saat yang sama, dia mengatakan; "AS perlu secara mendasar mengevaluasi kembali hubungan kami dengan Arab Saudi, menggunakan pengaruh kami untuk membela nilai-nilai dan kepentingan Amerika.”
Gedung Putih Biden akhirnya mencapai semacam kesepakatan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dengan fokus menentang Iran dan mencari stabilitas di Timur Tengah.
Burrows mengatakan Harris dapat memperumit hal ini. Calon presiden yang lebih konfrontatif itu dapat menjadi hambatan bagi tujuan AS dalam menormalisasi hubungan Arab Saudi dengan Israel, sekutu penting AS di kawasan Timur Tengah.
AS telah berupaya untuk menjadi perantara hubungan yang lebih baik antara negara-negara Arab dan Israel, sebagian untuk menjadi penyeimbang terhadap pengaruh regional Iran.
Harris juga merupakan pendukung utama hak-hak perempuan dan kelompok LGBTQ+, yang semuanya secara hukum lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam hukum Arab Saudi.
Lihat Juga :