Jenderal Intelijen Militer Israel Bersiap Mundur Gara-gara Hamas, Internal IDF Bertikai

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:53 WIB
Kepala Intelijen Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Mayor Jenderal Aharon Haliva akan mengundurkan diri sebagai imbas dari serangan Hamas 7 Oktober 2023. Foto/Gideon Markowicz/Flash90
TEL AVIV - Kepala Intelijen Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Mayor Jenderal Aharon Haliva akan mengundurkan diri dari perannya dalam beberapa minggu ke depan.

Itu sebagai imbas dari kegagalannya mencegah dan mengatasi serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang dikenal sebagai Operasi Badai al-Aqsa.



Persiapan pengunduran diri jenderal intelijen militer itu diungkap The Jerusalem Post, Selasa (16/7/2024), mengetahui dari sumber IDF.

Laporan media itu juga mengungkap pertikaian di antara pejabat IDF, meski militer Israel secara resmi menyangkal.

Baca Juga: Gaza Hancur Lebur, Negara Mayoritas Muslim Ini Justru Beli Satelit Mata-mata Israel Rp16 Triliun

Haliva sebenarnya telah mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan April lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!