Pangeran Arab Saudi yang Ditahan Dilaporkan Terkena Serangan Jantung
Kamis, 11 Juli 2024 - 09:53 WIB
Dia kembali ke kediamannya di ibu kota tiga hari kemudian dan terus menjadi tahanan rumah bersama putranya, lanjut sumber yang sama.
“Kami merasa sangat khawatir dengan kondisi kesehatannya,” kata sumber tersebut.
“Dia tidak mendapat bantuan medis di dalam rumah,” paparnya.
Sumber lain yang dekat dengan keluarga tersebut membenarkan serangan jantung tersebut, dan mengatakan bahwa Pangeran Abdulaziz dipindahkan ke rumah "untuk istirahat dan perawatan yang lebih baik".
Kasus Pangeran Abdulaziz dan putranya telah memicu upaya lobi internasional untuk pembebasan mereka, termasuk dari anggota Parlemen Eropa dan PBB.
Pada 2021, Kelompok Kerja PBB untuk Penahanan Sewenang-wenang menuduh pemerintah Arab Saudi "secara sewenang-wenang" menahan dua anggota keluarga kerajaan tersebut.
“Kami merasa sangat khawatir dengan kondisi kesehatannya,” kata sumber tersebut.
“Dia tidak mendapat bantuan medis di dalam rumah,” paparnya.
Sumber lain yang dekat dengan keluarga tersebut membenarkan serangan jantung tersebut, dan mengatakan bahwa Pangeran Abdulaziz dipindahkan ke rumah "untuk istirahat dan perawatan yang lebih baik".
Kasus Pangeran Abdulaziz dan putranya telah memicu upaya lobi internasional untuk pembebasan mereka, termasuk dari anggota Parlemen Eropa dan PBB.
Pada 2021, Kelompok Kerja PBB untuk Penahanan Sewenang-wenang menuduh pemerintah Arab Saudi "secara sewenang-wenang" menahan dua anggota keluarga kerajaan tersebut.
Lihat Juga :