Mohammad Khatami: 60% Rakyat Iran Abstain pada Pemilu Sinyal Kemarahan Mayoritas

Kamis, 04 Juli 2024 - 09:25 WIB
Reuters memperkirakan persaingan ketat pada hari Jumat antara Pezeshkian, satu-satunya kandidat reformis dari putaran pertama, dan Jalili, perwakilan Pemimpin Tertinggi di Dewan Keamanan Nasional dan mantan anggota Garda Revolusi saat ini.

Para kandidat mempromosikan agenda yang sangat berbeda untuk menarik pemilih. Jalili menganjurkan kebijakan dalam dan luar negeri yang ketat, sementara Pezeshkian menyerukan lebih banyak kebebasan sosial dan politik.

Keduanya berjanji untuk menghidupkan kembali perekonomian Iran yang terpuruk akibat salah urus, korupsi, dan sanksi sejak tahun 2018 akibat program nuklir Iran.

Baca Juga: Tak Mau Tergantung AS, Arab Saudi Perkuat Industri Pertahanan Dalam Negeri

Pihak berwenang yang berkuasa mengupayakan jumlah pemilih yang tinggi untuk mempertahankan legitimasi di tengah tekanan Barat atas kemajuan nuklir Iran dan ketegangan regional seperti konflik Israel-Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!