FSB Tangkap Pria Prancis karena Memata-matai Militer Rusia
Rabu, 03 Juli 2024 - 18:03 WIB
Pengadilan Rusia belum mendakwa atau secara terbuka menuduh Vinatier bekerja dengan badan intelijen asing mana pun atau terlibat langsung dalam spionase.
Namun pihak berwenang sebelumnya telah menangkap orang-orang asing karena melanggar undang-undang “agen asing” sebelum mendakwa mereka dengan tuduhan yang lebih serius.
Dalam pernyataan terpisah, Komite Investigasi Rusia mengatakan pada hari Rabu bahwa Vinatier telah mengaku bersalah atas tuduhan tersebut, yang membuatnya terancam hukuman lima tahun penjara.
Dia telah meminta maaf dalam sidang pengadilan bulan lalu.
FSB mengatakan bahwa pihaknya memiliki rekaman audio pertemuan Vinatier dengan warga Rusia di mana dia diduga mengumpulkan informasi militer.
Berdasarkan hukum Rusia, orang yang mengumpulkan, melaporkan, atau berbagi informasi terkait militer atau dinas keamanan Rusia diharuskan mendaftar sebagai “agen asing”.
Undang-undang tersebut juga telah digunakan secara luas untuk menargetkan kritikus dalam negeri terhadap Kremlin, dengan ratusan jurnalis dan aktivis diberi label "agen asing", sebuah sebutan yang memiliki konotasi spionase era Soviet.
Namun pihak berwenang sebelumnya telah menangkap orang-orang asing karena melanggar undang-undang “agen asing” sebelum mendakwa mereka dengan tuduhan yang lebih serius.
Dalam pernyataan terpisah, Komite Investigasi Rusia mengatakan pada hari Rabu bahwa Vinatier telah mengaku bersalah atas tuduhan tersebut, yang membuatnya terancam hukuman lima tahun penjara.
Dia telah meminta maaf dalam sidang pengadilan bulan lalu.
FSB mengatakan bahwa pihaknya memiliki rekaman audio pertemuan Vinatier dengan warga Rusia di mana dia diduga mengumpulkan informasi militer.
Berdasarkan hukum Rusia, orang yang mengumpulkan, melaporkan, atau berbagi informasi terkait militer atau dinas keamanan Rusia diharuskan mendaftar sebagai “agen asing”.
Undang-undang tersebut juga telah digunakan secara luas untuk menargetkan kritikus dalam negeri terhadap Kremlin, dengan ratusan jurnalis dan aktivis diberi label "agen asing", sebuah sebutan yang memiliki konotasi spionase era Soviet.
Lihat Juga :