Kelompok Anti-Israel Dorong Ahmadinejad Kembali Pimpin Iran

Minggu, 02 Juni 2024 - 21:55 WIB
Pada saat yang sama, Mahsouli yang mengatakan bahwa ia tidak pernah melakukan kontak dengan Ahmadinejad selama dua belas tahun, memuji Raisi dan pemerintahannya namun menyatakan bahwa partainya tidak memiliki siapa pun di pemerintahan. Bertentangan dengan pernyataan ini, fakta yang diketahui di Iran adalah bahwa anggota ultrakonservatif Paydari memegang banyak posisi di pemerintahan Raisi.

Baca Juga: Mahmoud Ahmadinejad Daftar Pemilu Presiden Iran, Zionis Akan Ketakutan?

Mahsouli yang memimpin Partai Paydari dalam tiga tahun terakhir adalah mantan perwira Garda Revolusi dan seorang taipan bisnis yang menjabat sebagai menteri dalam negeri dan menteri kesejahteraan dan jaminan sosial di bawah kepemimpinan Ahmadinejad.

Saingan dan kritikus politik seperti Afshar Soleimani, mantan diplomat, menuduh bahwa ia mengumpulkan kekayaannya ketika Ahmadinejad mengizinkannya mengendalikan bisnis pertukaran minyak dengan Republik Azerbaijan pada awal tahun 2000-an, ketika ia menjadi gubernur.

Soleimani juga menuduh dalam sebuah wawancara minggu lalu bahwa Mahsouli dan Ahmadinejad hanya berpura-pura tidak berhubungan baik dan menyatakan bahwa keduanya tidak pernah berbicara buruk tentang satu sama lain dan akan bersatu kembali kecuali terjadi sesuatu yang drastis.

Partai Paydari mempunyai pengaruh di semua institusi pemerintah termasuk parlemen dimana anggotanya merupakan minoritas yang sangat berpengaruh dan seringkali mengambil peran utama di tengah lemahnya kehadiran partai-partai konservatif dan reformis yang sudah mapan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!