Bantuan Makanan untuk Gaza Membusuk Terjemur Matahari karena Israel Tutup Rafah
Minggu, 26 Mei 2024 - 11:21 WIB
“Beberapa paket bantuan memerlukan suhu tertentu… Kami berkoordinasi dengan spesialis yang sangat terlatih dalam penyimpanan makanan dan pasokan medis,” papar dia. “Kami berharap perbatasan akan dibuka kembali sesegera mungkin.”
KSrelief, badan amal yang didanai Arab Saudi, memiliki lebih dari 350 truk yang membawa barang-barang, termasuk makanan dan obat-obatan, menunggu untuk melewati Rafah, namun harus menurunkan muatan tepung karena risiko pembusukan, menurut Supervisor Jenderal kelompok tersebut, Abdullah Al kata Rabiah.
“Kita packing dan kirim tapi juga harus kita cek ulang. Ini adalah beban besar,” ungkap dia kepada Reuters.
“Beberapa makanan telah dijual dengan harga lebih murah di pasar lokal di Sinai utara, yang menyebabkan penyitaan stok telur busuk,” ungkap pejabat setempat dari Kementerian Pasokan Mesir.
Di Gaza, ada juga kekhawatiran mengenai kualitas pengiriman makanan yang tertunda sebelum Rafah ditutup, atau melalui penyeberangan lainnya.
“Petugas medis dan polisi Palestina yang biasa memeriksa barang-barang yang masuk ke Gaza tidak dapat melakukannya selama serangan Israel,” ungkap Ismail Al-Thawabta, direktur kantor media pemerintah Gaza.
“Ada masalah besar karena banyak barang yang masuk ke Jalur Gaza tidak layak untuk digunakan manusia dan tidak sehat,” ujar dia.
Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengeluarkan pernyataan peringatan untuk meningkatkan kesadaran bahwa masyarakat harus memeriksa barang tersebut sebelum memakannya atau membagikannya kepada keluarga mereka.
KSrelief, badan amal yang didanai Arab Saudi, memiliki lebih dari 350 truk yang membawa barang-barang, termasuk makanan dan obat-obatan, menunggu untuk melewati Rafah, namun harus menurunkan muatan tepung karena risiko pembusukan, menurut Supervisor Jenderal kelompok tersebut, Abdullah Al kata Rabiah.
“Kita packing dan kirim tapi juga harus kita cek ulang. Ini adalah beban besar,” ungkap dia kepada Reuters.
“Beberapa makanan telah dijual dengan harga lebih murah di pasar lokal di Sinai utara, yang menyebabkan penyitaan stok telur busuk,” ungkap pejabat setempat dari Kementerian Pasokan Mesir.
Di Gaza, ada juga kekhawatiran mengenai kualitas pengiriman makanan yang tertunda sebelum Rafah ditutup, atau melalui penyeberangan lainnya.
“Petugas medis dan polisi Palestina yang biasa memeriksa barang-barang yang masuk ke Gaza tidak dapat melakukannya selama serangan Israel,” ungkap Ismail Al-Thawabta, direktur kantor media pemerintah Gaza.
“Ada masalah besar karena banyak barang yang masuk ke Jalur Gaza tidak layak untuk digunakan manusia dan tidak sehat,” ujar dia.
Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengeluarkan pernyataan peringatan untuk meningkatkan kesadaran bahwa masyarakat harus memeriksa barang tersebut sebelum memakannya atau membagikannya kepada keluarga mereka.
(sya)
Lihat Juga :