Apakah Netanyahu Masih Bisa Berkuasa setelah Ditangkap ICC?
Rabu, 22 Mei 2024 - 23:23 WIB
Jika Netanyahu melakukannya, dia bisa ditangkap dan dikirim ke ICC di Den Haag untuk diadili. "Pengadilan terhadap Netanyahu juga dapat dilakukan di Israel jika pemerintahan di masa depan bersedia mematuhi hukum internasional," papar Gegout.
Meskipun kecil kemungkinannya Netanyahu akan berakhir di ICC, hal tersebut bukan berarti tidak mungkin. Namun, keputusan ICC memiliki implikasi politik yang luas.
"Netanyahu dikritik oleh beberapa orang di Israel karena dianggap sebagai penjahat dan pemimpin pertama negara berhaluan Barat yang didakwa oleh ICC," ungkap Gegout. Beberapa analis mengatakan dia telah “diberi label yang tidak akan pernah bisa dia goyangkan”.
Kasus ICC juga berjalan paralel dengan kasus Afrika Selatan mengenai kemungkinan genosida di Gaza di Mahkamah Internasional (ICJ), yang menyelesaikan sengketa hukum yang diajukan oleh negara-negara. Mengingat Afrika Selatan telah meminta ICJ memerintahkan gencatan senjata untuk menghentikan serangan Israel di Rafah, keputusan ICC mungkin mempengaruhi keputusan ICJ.
Netanyahu menyatakan ketidaksetujuannya ketika Palestina bergabung dengan ICC pada tahun 2015. Namun peradilan pidana internasional kini akan beroperasi atas nama para korbannya.
Baca Juga: Mengapa Para Pensiunan Jenderal Mengendalikan Politik di Israel?
Meskipun kecil kemungkinannya Netanyahu akan berakhir di ICC, hal tersebut bukan berarti tidak mungkin. Namun, keputusan ICC memiliki implikasi politik yang luas.
"Netanyahu dikritik oleh beberapa orang di Israel karena dianggap sebagai penjahat dan pemimpin pertama negara berhaluan Barat yang didakwa oleh ICC," ungkap Gegout. Beberapa analis mengatakan dia telah “diberi label yang tidak akan pernah bisa dia goyangkan”.
Kasus ICC juga berjalan paralel dengan kasus Afrika Selatan mengenai kemungkinan genosida di Gaza di Mahkamah Internasional (ICJ), yang menyelesaikan sengketa hukum yang diajukan oleh negara-negara. Mengingat Afrika Selatan telah meminta ICJ memerintahkan gencatan senjata untuk menghentikan serangan Israel di Rafah, keputusan ICC mungkin mempengaruhi keputusan ICJ.
Netanyahu menyatakan ketidaksetujuannya ketika Palestina bergabung dengan ICC pada tahun 2015. Namun peradilan pidana internasional kini akan beroperasi atas nama para korbannya.
Baca Juga: Mengapa Para Pensiunan Jenderal Mengendalikan Politik di Israel?
Lihat Juga :