3 Motif yang Mempererat Hubungan Papua Nugini dan Israel
Senin, 13 Mei 2024 - 20:20 WIB
Papua Nugini memiliki hubungan yang mesra dengan Israel. Foto/Times of Israel
TEL AVIV - Pada akhir tahun lalu, Papua Nugini bergabung dengan beberapa negara untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem. Itu dilaksanakan ketika Perdana Menteri James Marape berupaya untuk meningkatkan jumlah investasi asing dengan mempererat hubungan dengan Israel .
Marape telah berjanji kepada para pemilih untuk menjadikan Papua Nugini (PNG), sebuah negara yang kaya sumber daya namun sebagian besar belum berkembang di utara Australia, sebagai “negara Kristen kulit hitam terkaya”.
Foto/Times of Israel
Dia sebelumnya mengatakan kepada parlemen bahwa Israel penting karena teknologi pertaniannya, namun kelompok gereja telah lama melobi untuk membangun kedutaan di Yerusalem.
Marape telah berjanji kepada para pemilih untuk menjadikan Papua Nugini (PNG), sebuah negara yang kaya sumber daya namun sebagian besar belum berkembang di utara Australia, sebagai “negara Kristen kulit hitam terkaya”.
3 Motif yang Mempererat Hubungan Papua Bugini dan Israel
1. Membuka Kedutaan Besar di Yerusalem
Foto/Times of Israel
Dia sebelumnya mengatakan kepada parlemen bahwa Israel penting karena teknologi pertaniannya, namun kelompok gereja telah lama melobi untuk membangun kedutaan di Yerusalem.
Lihat Juga :