Putin Nilai Barat Sombong, Sebut Nuklir Rusia Siap Tempur

Jum'at, 10 Mei 2024 - 13:08 WIB
Hari Kemenangan telah menjadi hari libur paling penting di Rusia ketika Putin menempatkan negaranya pada posisi yang kuat dalam pertempuran.

Dengan membangkitkan semangat Perang Dunia II, presiden tersebut telah berulang kali menggambarkan invasi Rusia ke Ukraina sejak 2022 sebagai pertempuran eksistensial melawan Nazisme.

Pidatonya tahun ini disampaikan ketika pasukannya mencapai kemajuan di Ukraina dan tepat setelah dia mengambil sumpah untuk masa jabatan kelima yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah memenangkan pemilihan presiden tanpa oposisi.

Pada pelantikan mewah yang diadakan dua hari sebelumnya, dia berjanji akan memberikan kemenangan kepada Rusia.

Pemimpin berusia 71 tahun itu juga meningkatkan retorika nuklirnya.

Awal pekan ini, dia memerintahkan militer Rusia untuk mengadakan latihan senjata nuklir yang melibatkan Angkatan Laut dan pasukan yang berbasis di dekat Ukraina.

Tahun lalu Rusia mencabut ratifikasi Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) dan menarik diri dari perjanjian pengurangan senjata utama dengan Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!