Spanyol Bebaskan Bos Mafia yang Hendak Habisi Putri Mahkota Belanda Catharina-Amalia

Kamis, 25 April 2024 - 09:14 WIB
Badan keamanan Belanda menyebut Bouyakhrichan sebagai “penjahat paling dicari dan berbahaya di Belanda.”

Menurut media lokal, bos mafia itu juga menghadapi tuduhan pencucian uang di Spanyol, yang mendorong pengadilan di Marbella untuk menahannya.

Namun, setelah masa hukumannya habis sekitar satu bulan, pengadilan provinsi Malaga membebaskannya dengan uang jaminan sebesar €50.000, serta dengan syarat Bouyakhrichan harus menyerahkan paspornya dan hadir di pengadilan setiap 15 hari.

SUR, mengutip sumber Spanyol, melaporkan Bouyakhrichan terakhir kali terlihat adalah pada 1 April. Media itu juga menyebutkan bahwa Bouyakhrichan diduga telah meninggalkan Spanyol.

Laporan SUR mengeklaim bahwa hakim regional telah mengambil keputusan untuk membebaskan pria tersebut meskipun ada tentangan keras dari kantor kejaksaan.

Media lokal menggambarkan bagaimana Pengadilan Provinsi di Malaga menolak melaksanakan perintah ekstradisi Belanda, dengan alasan bahwa Bouyakhrichan harus menghadapi tuduhan pencucian uang terlebih dahulu di Spanyol.

Amsterdam kemudian dilaporkan mengajukan permintaan baru yang mendesak, dan Pengadilan Tinggi Spanyol di Madrid menyetujuinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!