AS Diam-diam Kirim Lebih Banyak Bom dan Pesawat ke Israel

Sabtu, 30 Maret 2024 - 12:01 WIB
Transfer tersebut awalnya telah disetujui Kongres beberapa tahun yang lalu sebagai bagian dari bantuan militer tahunan senilai USD3 miliar+ kepada sekutu lama tersebut, sehingga tidak memerlukan pemberitahuan baru.

Penggunaan bom yang dipasok AS menambah melonjaknya angka kematian di Gaza, yang pada akhir Maret mencapai 32.000 jiwa, menurut angka terbaru yang diberikan pejabat kesehatan Palestina.

Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati dan Buldoser Warga Palestina di Gaza

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) diduga menggunakan bom penghancur bunker seberat 2.000 pon dalam serangannya di kamp pengungsi Jabalia di Gaza dan di sekitar kamp pengungsi Al-Shati tahun lalu.

Pemboman di Jabalia sendiri diyakini telah memakan korban lebih dari 100 orang, yang kemudian disebut PBB sebagai “serangan tidak proporsional yang dapat dianggap sebagai kejahatan perang.”

Washington menegaskan Israel telah memberikan “jaminan tertulis yang kredibel dan dapat diandalkan” kepada AS bahwa bantuan militer apa pun yang diberikan telah digunakan sesuai dengan hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!