NATO Bangun Pangkalan Terbesar Eropa Dekat Laut Hitam, Bisa Intai Gerak-gerik Rusia

Selasa, 19 Maret 2024 - 11:18 WIB
Euronews melaporkan akhir pekan ini bahwa pengerjaan infrastruktur dasar pangkalan tersebut—seperti akses jalan dan jaringan listrik—telah dimulai. Nantinya, beberapa landasan baru diharapkan akan dibangun untuk mendukung pengoperasian berbagai jenis pesawat militer.

Nicolae Crețu, komandan pangkalan udara, mengatakan: "Akan ada hanggar pemeliharaan, penyimpanan bahan bakar, amunisi, peralatan, bahan teknis penerbangan, simulator, fasilitas makan, akomodasi; semuanya diperlukan untuk mendukung operasi dan misi pangkalan ini."

NATO mulai membangun jaringan empat kelompok pertempuran multinasional Enhanced Forward Presence di wilayah Baltik setelah aneksasi Crimea oleh Rusia pada tahun 2014.

Setelah dimulainya invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada bulan Februari 2022, aliansi tersebut memperkuat misinya dan membentuk empat kelompok pertempuran tambahan di Bulgaria, Hongaria, Rumania, dan Slovakia.

Prancis adalah negara kerangka bagi kelompok tempur Rumania, dengan Belgia, Luksemburg, Makedonia Utara, Polandia, Portugal, dan Amerika Serikat yang semuanya berkontribusi dalam kekuatan.

Bucharest sedang mengupayakan kerja sama yang lebih erat dengan sekutu-sekutunya di NATO—dan Amerika Serikat pada khususnya—saat Laut Hitam menjadi arena konfrontasi yang semakin sengit antara Ukraina dan Rusia, serta antara Moskow dan negara-negara Barat lainnya.

“Rumania telah memantapkan dirinya sebagai jangkar di sisi timur NATO dan UE,” kata Perdana Menteri Marcel Ciolacu kepada Newsweek pada bulan Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!