Apa yang Diserukan Pangeran William terhadap Israel tentang Gaza?
Jum'at, 23 Februari 2024 - 15:15 WIB
Pengeboman dan pengepungan yang dilakukan Israel terhadap wilayah tersebut telah menghancurkan sistem layanan kesehatan, memusnahkan seluruh lingkungan dan menyebabkan populasi hampir 2,3 juta orang mengalami kelaparan, dehidrasi, dan penyakit mematikan.
Sebanyak 1,7 juta orang terpaksa mengungsi, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB.
Semakin banyak pemimpin yang mengutuk meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza. Awal pekan ini, AS mengusulkan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata sementara.
Sang pangeran menggunakan pesannya untuk menyerukan “peningkatan dukungan kemanusiaan” ke Gaza, dan menyebutnya “penting” agar bantuan diizinkan masuk dan sandera yang disandera oleh Hamas harus dibebaskan.
“Terkadang hanya ketika dihadapkan dengan besarnya penderitaan manusia barulah kita menyadari pentingnya perdamaian permanen,” ujar Pangeran William.
“Bahkan di saat-saat tergelap sekalipun, kita tidak boleh menyerah pada nasihat keputusasaan. Saya terus berpegang teguh pada harapan bahwa masa depan yang lebih cerah dapat ditemukan dan saya menolak untuk menyerah,” ujarnya dalam penutupnya.
Sebanyak 1,7 juta orang terpaksa mengungsi, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB.
Semakin banyak pemimpin yang mengutuk meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza. Awal pekan ini, AS mengusulkan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata sementara.
2. Dorong Bantuan Kemanusiaan
Sang pangeran menggunakan pesannya untuk menyerukan “peningkatan dukungan kemanusiaan” ke Gaza, dan menyebutnya “penting” agar bantuan diizinkan masuk dan sandera yang disandera oleh Hamas harus dibebaskan.
“Terkadang hanya ketika dihadapkan dengan besarnya penderitaan manusia barulah kita menyadari pentingnya perdamaian permanen,” ujar Pangeran William.
“Bahkan di saat-saat tergelap sekalipun, kita tidak boleh menyerah pada nasihat keputusasaan. Saya terus berpegang teguh pada harapan bahwa masa depan yang lebih cerah dapat ditemukan dan saya menolak untuk menyerah,” ujarnya dalam penutupnya.
3. Mengaku Terharu sebagai Seorang Ayah
Lihat Juga :