Serangan Israel Makin Intensif, Pengungsi Tinggalkan Rafah Menuju Gaza Tengah
Sabtu, 17 Februari 2024 - 14:37 WIB
Di seluruh Gaza, Dujarric mengatakan pengiriman bantuan terhambat oleh seringnya penutupan perbatasan, pembatasan impor yang sudah berlangsung lama, kerusakan infrastruktur penting, dan pertempuran.
Sementara itu, badan kemanusiaan PBB (OCHA) menyatakan masyarakat di Rafah “sangat membutuhkan sehingga mereka menghentikan truk bantuan untuk mengambil makanan dan segera memakannya”.
OCHA mengatakan bahwa hal ini menunjukkan “parahnya keputusasaan dan kelaparan” di tengah krisis kemanusiaan yang “mengkhawatirkan” di kota padat penduduk di Gaza selatan.
Baca Juga: Mengapa Arab Saudi dan UEA Pernah Menginginkan Pakta Pertahanan yang Formal dengan AS?
Tempat penampungan sementara di Gaza menjadi padat dan orang-orang “putus asa, lapar, dan ketakutan”, tambah OCHA.
Sementara itu, badan kemanusiaan PBB (OCHA) menyatakan masyarakat di Rafah “sangat membutuhkan sehingga mereka menghentikan truk bantuan untuk mengambil makanan dan segera memakannya”.
OCHA mengatakan bahwa hal ini menunjukkan “parahnya keputusasaan dan kelaparan” di tengah krisis kemanusiaan yang “mengkhawatirkan” di kota padat penduduk di Gaza selatan.
Baca Juga: Mengapa Arab Saudi dan UEA Pernah Menginginkan Pakta Pertahanan yang Formal dengan AS?
Tempat penampungan sementara di Gaza menjadi padat dan orang-orang “putus asa, lapar, dan ketakutan”, tambah OCHA.
Lihat Juga :