Gila! Menteri Zionis Serukan Tentara Israel Tembak Anak-anak dan Perempuan Gaza

Selasa, 13 Februari 2024 - 09:22 WIB
Namun, Ben-Gvir tak mau kalah dengan menegaskan: “Tidak mungkin ada situasi di mana anak-anak dan perempuan mendekati kami dari tembok. Siapa pun yang mendekat untuk mengganggu keamanan harus menerima peluru, jika tidak kita akan melihat 7 Oktober lagi.”

Menteri Zionis tersebut memiliki rekam jejak dalam aksi ekstremisnya, termasuk mendapat hukuman pada tahun 2007 atas hasutan rasis terhadap orang Arab dan dukungan untuk terorisme, serta aktivisme anti-LGBTQ.

Dia mengaku tidak lagi menganjurkan pengusiran semua warga Palestina—hanya mereka yang dia anggap sebagai “pengkhianat” atau “teroris”.

Sebagai seorang pemukim ilegal yang tinggal di Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1967—, Ben-Gvir menentang kenegaraan Palestina.

Dia juga mendukung ibadah umat Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount. Itu bertentangan dengan status quo situs tersebut, dan penentangan tradisional Yahudi Ortodoks.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!