Serangan Israel Amuk Kota Gaza saat AS Ancam Balas Dendam atas Kematian 3 Tentaranya

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:02 WIB
Biden sebelumnya telah memerintahkan serangan balasan terhadap kelompok-kelompok milisi pro-Iran, tetapi sejauh ini tidak menyerang Iran secara langsung.

“Jangan ragu—kami akan meminta pertanggungjawaban semua pihak pada waktu dan cara yang kami pilih,” kata Biden pada hari Minggu.

Di Gaza utara, penduduk setempat mengatakan serangan udara pada hari Senin melanda lingkungan di seluruh Kota Gaza, kota terbesar di wilayah kantong Palestina tersebut. Serangan itu menewaskan dan melukai banyak orang.

Sementara tank-tank Israel menembaki wilayah timur kota, kapal-kapal Angkatan Laut Zionis menembaki wilayah pantai di barat.

Israel mengatakan pada akhir tahun lalu bahwa mereka telah menyelesaikan sebagian besar operasi di Gaza utara dan baru-baru ini melancarkan serangan terberatnya di Gaza selatan.

Serangan baru di Kota Gaza, di mana warga melaporkan terjadinya baku tembak sengit di dekat Rumah Sakit utama Al-Shifa, menunjukkan bahwa perang tersebut tidak direncanakan dengan matang.

Di antara mereka yang tewas adalah dua jurnalis Palestina, Essam El-lulu dan Hussein Attalah, serta beberapa anggota keluarga mereka. Demikian disampaikan pejabat kesehatan dan serikat jurnalis Palestina.

Hamas, pada bagiannya, menembakkan roket pertamanya selama berminggu-minggu ke kota-kota Israel, membuktikan bahwa kelompok militan yang menguasai Gaza masih memiliki kemampuan untuk meluncurkannya setelah hampir empat bulan berperang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!