Satu Serangan Hamas Tewaskan 21 Tentara Israel, Hari Menyakitkan bagi Zionis
Selasa, 23 Januari 2024 - 13:36 WIB
Banyaknya korban jiwa di pihak militer Zionis itu dapat menambah momentum baru bagi seruan kepada Israel agar menghentikan invasi sementara atau bahkan menghentikannya sama sekali.
Banyaknya korban di pihak Israel telah memberikan tekanan pada pemerintah Zionis di masa lalu untuk menghentikan operasi militer.
Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk terus maju sampai Israel menghancurkan kelompok Hamas yang berkuasa dan memulangkan ratusan sandera yang ditawan di Gaza.
Masyarakat Israel sekarang semakin terpecah dalam pertanyaan apakah tujuan Netanyahu tersebut bisa dijalankan.
Keluarga para sandera dan banyak pendukung mereka telah menyerukan Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, dan mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk membawa pulang para sandera dalam keadaan hidup.
Banyaknya korban di pihak Israel telah memberikan tekanan pada pemerintah Zionis di masa lalu untuk menghentikan operasi militer.
Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk terus maju sampai Israel menghancurkan kelompok Hamas yang berkuasa dan memulangkan ratusan sandera yang ditawan di Gaza.
Masyarakat Israel sekarang semakin terpecah dalam pertanyaan apakah tujuan Netanyahu tersebut bisa dijalankan.
Keluarga para sandera dan banyak pendukung mereka telah menyerukan Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, dan mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk membawa pulang para sandera dalam keadaan hidup.
Lihat Juga :