Asal-usul Kurdi, Etnis Besar Timur Tengah yang Tidak Punya Negara Sendiri

Jum'at, 19 Januari 2024 - 14:49 WIB
Mengutip Al Jazeera, Kamis (18/1/2024), etnis Kurdi awalnya adalah komunitas yang berbeda-beda. Mereka kemudian disatukan oleh ras, budaya hingga bahasa yang digunakan.

Mayoritas etnis Kurdi memeluk keyakinan Islam Sunni. Namun, ada juga dari mereka yang menganut agama lain seperti Kristen hingga Yahudi.

Orang-orang Kurdi dianggap sebagai kelompok etnis terbesar di dunia yang tidak memiliki kewarganegaraan. Tak jarang, mereka juga menjadi korban marginalisasi dan penganiayaan politik di negara-negara tempat mereka hidup, khususnya Turki dan Irak.

Kenapa Etnis Kurdi Tidak Punya Negara Sendiri?



Pada akhir Perang Dunia I, muncul usulan Perjanjian Sevres guna menangani pembubaran dan pembagian wilayah Utsmaniyah. Momen ini sebenarnyatelah memperkuat peluang berdirinya negara baru untuk etnis Kurdi.

Namun, perjanjian ditolak dan berganti menjadi Perjanjian Lausanne. Sayangnya, perjanjian baru ini memberi kendali lebih luas bagi Republik Turki dan tidak memberikan kesempatan bagi etnis Kurdi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!