Tetangga Indonesia Sepakat Produksi Rudal Besar-besaran, Sebut Sedang Perlombaan Senjata

Selasa, 16 Januari 2024 - 15:09 WIB
Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Pat Conroy mengatakan Australia hidup “di era rudal” dan perlu mengimbangi musuh potensial yang berinvestasi dalam serangan jarak jauh yang lebih besar dan lebih besar.

“Kita sedang menjalani perlombaan senjata terbesar di kawasan kita sejak tahun 1945,” kata Conroy, seperti dikutip news.com.au, Selasa (16/1/2024).

Dia juga mengumumkan bahwa Australia juga akan membeli rudal serangan presisi, yang dapat menyerang target hingga jarak 500 km.

Langkah untuk membuat rudal di dalam negeri dan membeli lebih banyak misil penyerang merupakan bagian penting dari strategi pertahanan jangka panjang Australia, dan merupakan bagian utama dari tanggapan pemerintah terhadap tinjauan strategis pertahanan.

“Tujuan jangka panjang kami adalah memindahkan angkatan bersenjata Australia dari jangkauan serangan saat ini yang hanya 40 km menjadi 1.000 km dalam beberapa tahun,” kata Conroy.

“Merupakan prioritas pemerintah [Perdana Menteri Anthony] Albanese untuk berinvestasi dalam pertahanan negara kita dan memenuhi urgensi strategis yang kita hadapi saat ini.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!