Militer AS Cari Cara Kalahkan China di Indo-Pasifik
Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:20 WIB
"AS ingin memperkuat kemampuan serangannya dengan mengintegrasikan sistem daya tembaknya di darat, udara, laut, dan luar angkasa, dan menggabungkannya dengan pasukannya dalam sistem tempur operasi gabungan yang kuat," katanya.
"Tujuannya adalah untuk memblokir semua saluran di Laut China Timur dan Laut China Selatan dan bekerja dengan sekutu regionalnya untuk menghentikan armada PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) dari melanggar 'rantai pulau pertama' yang didirikan oleh Washington (selama Perang Dingin)," paparnya, seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (11/8/2020).
Dalam perjalanannya ke Tokyo bulan lalu, Berger membahas dengan mitranya dari Jepang tentang kemungkinan penempatan unit marinir AS di Okinawa.
Menurut Berger, unit marinir itu akan dipersenjatai dengan rudal anti-kapal dan pertahanan udara, dan akan bekerja sama dengan pasukan Jepang untuk mencegah militer China mudah mengakses Pasifik.
Menurut laporan Stars and Stripes, militer AS juga telah melakukan latihan yang melibatkan pengerahan sekitar selusin jet tempur siluman F-35B Lightning II Joint Strike Fighters di USS America, sebuah kapal serbu amfibi.
Pakar Angkatan Laut yang berbasis di Beijing, Li Jie, mengatakan eksperimen itu merupakan tanggapan terhadap perluasan kapasitas tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara PLA.
"AS khawatir armadanya akan diusir dari Pasifik barat," katanya. (Baca juga: China Balas Pompeo: Laut China Selatan Bukan Hawaii-nya AS )
"Tujuannya adalah untuk memblokir semua saluran di Laut China Timur dan Laut China Selatan dan bekerja dengan sekutu regionalnya untuk menghentikan armada PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) dari melanggar 'rantai pulau pertama' yang didirikan oleh Washington (selama Perang Dingin)," paparnya, seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (11/8/2020).
Dalam perjalanannya ke Tokyo bulan lalu, Berger membahas dengan mitranya dari Jepang tentang kemungkinan penempatan unit marinir AS di Okinawa.
Menurut Berger, unit marinir itu akan dipersenjatai dengan rudal anti-kapal dan pertahanan udara, dan akan bekerja sama dengan pasukan Jepang untuk mencegah militer China mudah mengakses Pasifik.
Menurut laporan Stars and Stripes, militer AS juga telah melakukan latihan yang melibatkan pengerahan sekitar selusin jet tempur siluman F-35B Lightning II Joint Strike Fighters di USS America, sebuah kapal serbu amfibi.
Pakar Angkatan Laut yang berbasis di Beijing, Li Jie, mengatakan eksperimen itu merupakan tanggapan terhadap perluasan kapasitas tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara PLA.
"AS khawatir armadanya akan diusir dari Pasifik barat," katanya. (Baca juga: China Balas Pompeo: Laut China Selatan Bukan Hawaii-nya AS )
Lihat Juga :