53% Warga Israel Yakin Zionis Tidak Mampu Kalahkan Hamas, 22% Sebut Tentaranya Kalah Perang

Sabtu, 13 Januari 2024 - 23:23 WIB
Surat kabar tersebut melaporkan: “Mengingat lambatnya kemajuan dalam pertempuran di Jalur Gaza, terus berlanjutnya kebuntuan dalam masalah tawanan Israel, dan perang yang terus berlangsung di bagian utara negara tersebut, Partai Likud (dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu) menolak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu hanya 16 kursi,” dari total 120 kursi di Knesset.

Baca Juga: Jadi Korban Serangan Hamas, 30.000 Tentara Israel Cacat seperti Buta dan Lumpuh

Berdasarkan jajak pendapat, Likud merosot menjadi 16 kursi, kehilangan tiga kursi sejak pekan lalu, sedangkan Partai Persatuan Nasional yang dipimpin Benny Gantz terus memperkuat posisinya dengan meraih 39 kursi, naik tiga kursi dari jajak pendapat sebelumnya. Sementara itu, partai Yesh Atid yang dipimpin oleh pemimpin oposisi Yair Lapid memperoleh 13 kursi dibandingkan 14 kursi pada pemilu sebelumnya.

Secara total, minggu ini, koalisi pemerintah yang dipimpin oleh Netanyahu telah turun menjadi 44 kursi, dibandingkan dengan 46 kursi pada jajak pendapat sebelumnya, dan partai-partai oposisi telah meningkat menjadi 71 kursi, yang membuat mereka memenuhi syarat untuk membentuk pemerintahan jika pemilu diadakan hari ini.

Saat ditanya: “Siapa yang lebih cocok menjadi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atau Benny Gantz?” 51 persen warga Israel menjawab Gantz, hanya 29 persen menjawab Netanyahu, dan 20 persen menjawab tidak tahu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!