Israel Berusaha Keras Gagalkan Gugatan Kasus Genosida Gaza di ICJ
Minggu, 07 Januari 2024 - 02:01 WIB
“Kabel diplomatik tersebut, yang dikirim Kementerian Luar Negeri Israel pada Kamis, menekankan tujuan strategis Israel adalah agar ICJ menolak permintaan perintah dari Afrika Selatan, menahan diri untuk tidak menyatakan Israel melakukan genosida di Gaza dan mengakui tindakan pasukan Israel (IDF) di daerah kantong tersebut mematuhi hukum internasional,” papar Axios dalam artikel pada Sabtu (6/1/2024).
“Putusan pengadilan dapat memiliki implikasi potensial yang signifikan tidak hanya di dunia hukum tetapi juga memiliki dampak praktis bilateral, multilateral, ekonomi, dan keamanan,” ungkap bunyi dokumen tersebut, yang salinannya dilihat outlet media tersebut.
Baca juga: Mengapa Negara-Negara Anggota Baru BRICS Mayoritas Muslim?
Menurut Kementerian Luar Negeri, diplomat Israel harus menekan rekan-rekan mereka dan politisi tingkat tinggi di negara tuan rumah untuk mengeluarkan “pernyataan publik yang segera dan tegas seperti berikut: Menyatakan secara terbuka dan jelas bahwa NEGARA ANDA menolak tuduhan paling keterlaluan, tidak masuk akal, dan tidak berdasar yang dibuat untuk melawan Israel.”
Penting juga bagi negara-negara asing “untuk secara terbuka mengakui bahwa Israel berupaya meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta meminimalkan kerugian terhadap warga sipil, sambil bertindak untuk membela diri setelah serangan mengerikan pada tanggal 7 Oktober oleh organisasi (Hamas),” tulis kabel diplomatik Israel itu.
Kementerian Luar Negeri Israel menekankan para diplomat Israel harus segera berupaya mendapatkan pernyataan-pernyataan tersebut sehingga pernyataan-pernyataan tersebut dapat dikeluarkan sebelum sidang ICJ dimulai pada 11 Januari.
“Putusan pengadilan dapat memiliki implikasi potensial yang signifikan tidak hanya di dunia hukum tetapi juga memiliki dampak praktis bilateral, multilateral, ekonomi, dan keamanan,” ungkap bunyi dokumen tersebut, yang salinannya dilihat outlet media tersebut.
Baca juga: Mengapa Negara-Negara Anggota Baru BRICS Mayoritas Muslim?
Menurut Kementerian Luar Negeri, diplomat Israel harus menekan rekan-rekan mereka dan politisi tingkat tinggi di negara tuan rumah untuk mengeluarkan “pernyataan publik yang segera dan tegas seperti berikut: Menyatakan secara terbuka dan jelas bahwa NEGARA ANDA menolak tuduhan paling keterlaluan, tidak masuk akal, dan tidak berdasar yang dibuat untuk melawan Israel.”
Penting juga bagi negara-negara asing “untuk secara terbuka mengakui bahwa Israel berupaya meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta meminimalkan kerugian terhadap warga sipil, sambil bertindak untuk membela diri setelah serangan mengerikan pada tanggal 7 Oktober oleh organisasi (Hamas),” tulis kabel diplomatik Israel itu.
Kementerian Luar Negeri Israel menekankan para diplomat Israel harus segera berupaya mendapatkan pernyataan-pernyataan tersebut sehingga pernyataan-pernyataan tersebut dapat dikeluarkan sebelum sidang ICJ dimulai pada 11 Januari.
Lihat Juga :