4 Alasan Normalisasi Hubungan Negara-negara Arab dan Israel Harus Ditinjau Ulang

Selasa, 12 Desember 2023 - 13:13 WIB
Sanam Vakil, direktur Program MENA di Chatham House, mengatakan Iran adalah “bagian integral dari proses normalisasi di kawasan ini”.

Vakil mengatakan pemulihan hubungan Saudi-Iran yang ditengahi China pada awal tahun ini adalah contoh penting dalam mengobarkan multipolaritas di kawasan.

Dia mengatakan hubungan regional Teheran melalui apa yang mereka sebut Poros Perlawanan – yang meliputi pemerintah Suriah, Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, dan berbagai faksi Palestina – membantunya “menyeimbangkan dan menekan serta melakukan lindung nilai terhadap apa yang dianggapnya sebagai ancaman. dari sanksi Barat”.

Namun para analis juga memperingatkan bahwa eskalasi regional akibat perang Gaza bisa berbahaya bagi Iran.

“Pada saat yang sama, menjaga tekanan pada tingkat rendah terhadap Israel, Amerika Serikat, dan kawasan yang lebih luas sangat penting untuk mencegah eskalasi lebih lanjut yang mereka perkirakan akan terjadi di Teheran, mungkin pada tahun 2024,” kata Vakil.

4. Palestina Adalah Segalanya dalam Geopolitik di Timur Tengah



Foto/Reuters

Alfredo Conte, diplomat terkemuka Italia yang juga berbicara di Forum Doha, mengatakan perang Gaza telah menunjukkan betapa pentingnya isu Palestina bagi wilayah tersebut.

Conte mengatakan normalisasi negara-negara Timur Tengah dengan Israel tidak harus menjadi suatu hal yang mustahil di masa depan dan dapat dilakukan bersamaan dengan solusi kenegaraan sehubungan dengan konflik Israel-Palestina.

“Seluruh kawasan dapat menjadi bagian dari stabilitas dan kemakmuran bersama dengan mengatasi masalah Palestina [dan] dengan memberikan prospek serius bagi rakyat Palestina untuk menjadi negara,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!