Trump Gabung Konferensi Bantuan Internasional untuk Lebanon
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 18:01 WIB
Presiden AS Donald Trump. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan bergabung konferensi dengan Presiden Lebanon Michel Aoun dan pemimpin dunia lainnya untuk membahas bantuan bagi Lebanon setelah ledakan Beirut.
Trump menyatakan dia telah berbicara secara terpisah dengan Presiden Aoun dan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang juga bergabung dalam konferensi itu.
“Kami akan menggelar konferensi pada Minggu (9/8) dengan Presiden Macrona, para pemimpin Lebanon dan para pemimpin dari berbagai belahan dunia lainnya. Semua orang ingin membantu!” tweet Trump.
Trump menyatakan pada Aoun bahwa tiga kapal AS dalam perjalanan ke Lebanon untuk mengirim bantuan dan personel.
Saat konferensi pers di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, Trump menjelaskan AS bekerja sama dengan para pejabat Lebanon untuk mengidentifikasi ketubuhan kesehatan dan kemanusiaan. “Serta memberi bantuan lebih lanjut dalam masa mendatang,” tutur Trump.
“Trump dan Macron bicara melalui telepon dan mengungkapkan duka mendalam mereka atas hilangnya nyawa dan kehancuran di Beirut,” tutur juru bicara Gedung Putih Judd Deere.
Trump menyatakan dia telah berbicara secara terpisah dengan Presiden Aoun dan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang juga bergabung dalam konferensi itu.
“Kami akan menggelar konferensi pada Minggu (9/8) dengan Presiden Macrona, para pemimpin Lebanon dan para pemimpin dari berbagai belahan dunia lainnya. Semua orang ingin membantu!” tweet Trump.
Trump menyatakan pada Aoun bahwa tiga kapal AS dalam perjalanan ke Lebanon untuk mengirim bantuan dan personel.
Saat konferensi pers di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, Trump menjelaskan AS bekerja sama dengan para pejabat Lebanon untuk mengidentifikasi ketubuhan kesehatan dan kemanusiaan. “Serta memberi bantuan lebih lanjut dalam masa mendatang,” tutur Trump.
“Trump dan Macron bicara melalui telepon dan mengungkapkan duka mendalam mereka atas hilangnya nyawa dan kehancuran di Beirut,” tutur juru bicara Gedung Putih Judd Deere.
Lihat Juga :