Perpanjangan Gencatan Senjata Gagal, Hamas-Israel Saling Menyalahkan

Jum'at, 01 Desember 2023 - 21:12 WIB
Pengeboman dan invasi darat Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut. Otoritas kesehatan Palestina yang dianggap dapat diandalkan oleh PBB mengatakan lebih dari 15.000 warga Gaza telah dipastikan tewas dan ribuan lainnya hilang serta dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan.

PBB mengatakan sebanyak 80% dari 2,3 juta penduduk Gaza terpaksa meninggalkan rumah mereka, tidak ada cara untuk keluar dari wilayah sempit tersebut, dan banyak dari mereka yang tidur di tempat penampungan sementara.

Israel telah melakukan pengepungan total, dan warga serta lembaga-lembaga kemanusiaan mengatakan bantuan yang diterima selama gencatan senjata tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan kebutuhan besar yang dibutuhkan oleh begitu banyak pengungsi.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, yang bertemu dengan pejabat Israel dan Palestina pada hari Kamis dalam perjalanan ketiganya ke wilayah tersebut sejak perang dimulai, menolak mengomentari gagalnya gencatan senjata kepada wartawan yang melakukan perjalanan dengannya.

Sehari sebelumnya, Blinken meminta Israel berbuat lebih banyak untuk melindungi warga sipil setelah pertempuran berlanjut. Dia memuji gencatan senjata tersebut dan mengatakan Washington berharap gencatan senjata tersebut akan diperpanjang.

Baca Juga: Ahed Tamimi: Perempuan di Penjara Israel Dipukuli, Dibiarkan Tanpa Air atau Pakaian
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!