Menteri Sayap Kanan Israel Ancam Mundur Jika Perang di Gaza Berhenti
Kamis, 30 November 2023 - 10:56 WIB
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir. Foto/Days of Palestine
Gencatan senjata sebagian besar telah dilaksanakan sejak Jumat 24 November, yang membuat Hamas dan Israel menukar puluhan tawanan dan tahanan, serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan terbatas ke Jalur Gaza.
Hanya partai sayap kanan Otzma Yehudit pimpinan Ben-Gvir yang menentang gencatan senjata, yang dimediasi oleh Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Mesir.
Tidak jelas apakah keluarnya partai tersebut dari kabinet akan mengakibatkan runtuhnya koalisi yang berkuasa.
Selain Ben-Gvir sendiri, Otzma Yehudit memiliki dua menteri lain di kabinet Netanyahu yang beranggotakan 38 orang, termasuk Menteri Warisan Budaya Amihai Eliyahu, yang awal bulan ini menyerukan serangan nuklir ke Gaza, dengan mengatakan bahwa itu adalah “sebuah pilihan.”
Baca Juga: Prancis Ajak UE Beri Sanksi kepada Pemukim Israel yang Menyerang Warga Tepi Barat
Gencatan senjata sebagian besar telah dilaksanakan sejak Jumat 24 November, yang membuat Hamas dan Israel menukar puluhan tawanan dan tahanan, serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan terbatas ke Jalur Gaza.
Hanya partai sayap kanan Otzma Yehudit pimpinan Ben-Gvir yang menentang gencatan senjata, yang dimediasi oleh Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Mesir.
Tidak jelas apakah keluarnya partai tersebut dari kabinet akan mengakibatkan runtuhnya koalisi yang berkuasa.
Selain Ben-Gvir sendiri, Otzma Yehudit memiliki dua menteri lain di kabinet Netanyahu yang beranggotakan 38 orang, termasuk Menteri Warisan Budaya Amihai Eliyahu, yang awal bulan ini menyerukan serangan nuklir ke Gaza, dengan mengatakan bahwa itu adalah “sebuah pilihan.”
Baca Juga: Prancis Ajak UE Beri Sanksi kepada Pemukim Israel yang Menyerang Warga Tepi Barat
Lihat Juga :