Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hamas Menahan Diri

Rabu, 29 November 2023 - 01:44 WIB
“Kami berharap pendudukan (Israel) mematuhi (perjanjian tersebut) dalam dua hari ke depan karena kami sedang mengupayakan perjanjian baru, selain perempuan dan anak-anak, di mana kategori lain yang kami miliki dapat kami tukar,” ucap pejabat Hamas Khalil Al-Hayya kepada Al Jazeera pada Senin malam.

Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan mereka kini berusaha untuk mendapatkan perpanjangan lebih lanjut berdasarkan pembebasan sandera oleh Hamas.

Israel telah bersumpah untuk memberangus Hamas setelah orang-orang bersenjata menyerbu pagar perbatasan dan mengamuk, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menawan 240 tawanan.

Sejak itu, otoritas kesehatan Gaza yang dianggap terpercaya oleh PBB mengatakan lebih dari 15.000 orang telah dipastikan tewas dalam pemboman Israel, sekitar 40% di antaranya adalah anak-anak, dan banyak lagi yang tewas dikhawatirkan hilang di bawah reruntuhan.

Lebih dari dua pertiga dari 2,3 juta penduduk Gaza juga telah kehilangan rumah mereka, dan ribuan keluarga yang tidur di tempat penampungan sementara hanya dengan harta benda yang bisa mereka bawa.

Baca Juga: Berharap Perang Gaza Berhenti, Qatar Inginkan Gencatan Senjata Berkelanjutan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!