Atasi Konflik Israel-Palestina, Negara-negara Arab dan UE Sepakat Mewujudkan Solusi 2 Negara
Selasa, 28 November 2023 - 15:35 WIB
Menanggapi serangan itu, Israel membombardir daerah kantong tersebut dan melancarkan serangan darat di utara. Sekitar 14.800 warga Palestina telah terbunuh, kata otoritas kesehatan Gaza, dan ratusan ribu lainnya mengungsi.
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan setiap pembicaraan mengenai pemerintahan Gaza setelah konflik harus fokus pada Tepi Barat dan Gaza sebagai satu kesatuan dan bahwa rakyat Palestina harus memutuskan siapa yang memerintah mereka.
Baca Juga: Berharap Perang Gaza Berhenti, Qatar Inginkan Gencatan Senjata Berkelanjutan
Solusi dua negara membayangkan sebuah negara untuk Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza berdampingan dengan Israel.
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan Otoritas Palestina, yang kehilangan kendali atas Jalur Gaza dalam perebutan kekuasaan dengan Hamas pada tahun 2007, tidak perlu kembali ke Gaza. “Kami telah berada di sana sepanjang waktu, kami memiliki 60.000 warga sipil. pekerja di sana," katanya.
Mereka berbicara pada akhir pertemuan Forum Persatuan Mediterania di Barcelona, sebuah kelompok beranggotakan 43 negara yang terdiri dari negara-negara Eropa, Afrika Utara dan Timur Tengah. Israel tidak menghadiri KTT tersebut.
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan setiap pembicaraan mengenai pemerintahan Gaza setelah konflik harus fokus pada Tepi Barat dan Gaza sebagai satu kesatuan dan bahwa rakyat Palestina harus memutuskan siapa yang memerintah mereka.
Baca Juga: Berharap Perang Gaza Berhenti, Qatar Inginkan Gencatan Senjata Berkelanjutan
Solusi dua negara membayangkan sebuah negara untuk Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza berdampingan dengan Israel.
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan Otoritas Palestina, yang kehilangan kendali atas Jalur Gaza dalam perebutan kekuasaan dengan Hamas pada tahun 2007, tidak perlu kembali ke Gaza. “Kami telah berada di sana sepanjang waktu, kami memiliki 60.000 warga sipil. pekerja di sana," katanya.
Mereka berbicara pada akhir pertemuan Forum Persatuan Mediterania di Barcelona, sebuah kelompok beranggotakan 43 negara yang terdiri dari negara-negara Eropa, Afrika Utara dan Timur Tengah. Israel tidak menghadiri KTT tersebut.
Lihat Juga :