Gawat! AS Dilaporkan Kehabisan Sistem Pertahanan Udara
Selasa, 14 November 2023 - 04:14 WIB
"Baterai tambahan tersebut dikirim ke Bahrain, Kuwait dan Arab Saudi, yang menampung puluhan instalasi militer AS," lapor WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui pengerahan tersebut dan iklan rekrutmen Pentagon untuk operator Patriot.
Salah satu konsekuensi yang lebih nyata dari meningkatnya permintaan sistem pertahanan udara jarak jauh, seperti yang diidentifikasi oleh WSJ, adalah keputusan Washington untuk tidak mengirimkan baterai Patriot ke Dubai Airshow, yang dimulai pada hari Senin.
Pentagon berencana menampilkan ketiga elemen utama sistem tersebut, termasuk peluncur, truk radar, dan stasiun komando, namun mengumumkan pengalihan perangkat kerasnya pada akhir Oktober.
Baterai Patriot biasanya memiliki delapan peluncur, meskipun hingga 16 peluncur dapat dihubungkan dengan radar dan stasiun komando yang sama. Pentagon memiliki total 60 baterai, menurut WSJ, beberapa di antaranya dikerahkan secara internasional, dari Jerman hingga Guam dan Korea Selatan. Washington telah mengizinkan beberapa sekutunya untuk membeli sistem tersebut.
Baca Juga: AS Takut Perang Panjang di Gaza Dorong Warga Sipil Gabung Hamas
Salah satu konsekuensi yang lebih nyata dari meningkatnya permintaan sistem pertahanan udara jarak jauh, seperti yang diidentifikasi oleh WSJ, adalah keputusan Washington untuk tidak mengirimkan baterai Patriot ke Dubai Airshow, yang dimulai pada hari Senin.
Pentagon berencana menampilkan ketiga elemen utama sistem tersebut, termasuk peluncur, truk radar, dan stasiun komando, namun mengumumkan pengalihan perangkat kerasnya pada akhir Oktober.
Baterai Patriot biasanya memiliki delapan peluncur, meskipun hingga 16 peluncur dapat dihubungkan dengan radar dan stasiun komando yang sama. Pentagon memiliki total 60 baterai, menurut WSJ, beberapa di antaranya dikerahkan secara internasional, dari Jerman hingga Guam dan Korea Selatan. Washington telah mengizinkan beberapa sekutunya untuk membeli sistem tersebut.
Baca Juga: AS Takut Perang Panjang di Gaza Dorong Warga Sipil Gabung Hamas
Lihat Juga :