Sekjen PBB Tepis Tudingan Israel Benarkan Serangan Hamas
Kamis, 26 Oktober 2023 - 05:38 WIB
Guterres juga menuduh Israel jelas-jelas melakukan pelanggaran terhadap hukum kemanusiaan di Jalur Gaza, dan bersikeras bahwa gencatan senjata kemanusiaan adalah hal yang penting, sebuah posisi yang hampir diterima oleh Amerika Serikat (AS) meskipun mereka tidak menggunakan istilah gencatan senjata, melainkan “jeda kemanusiaan”.
Tanpa menyebut nama Israel, Guterres yang tampak marah membuat pernyataan pers di New York mengingat bahwa dalam pidatonya pada hari Selasa, ia secara khusus mengatakan bahwa keluhan Palestina tidak dapat membenarkan serangan mengerikan yang dilakukan Hamas.
“Saya terkejut dengan kesalahpahaman dalam beberapa pernyataan saya… seolah-olah saya membenarkan tindakan teror yang dilakukan Hamas. Ini salah. Yang terjadi justru sebaliknya,” ucap Guterres, menyangkal tudingan Israel dan bersikeras bahwa perlu menegakkan kembali kebenaran seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga: Kesal dengan Pidato Guterres, Israel Ancam Tolak Visa Pejabat PBB
Dalam pernyataannya pada hari Rabu, Guterres menunjukkan bahwa dalam pidatonya dia menyatakan: “Tetapi keluhan rakyat Palestina tidak dapat membenarkan serangan mengerikan yang dilakukan Hamas. Dan serangan-serangan mengerikan itu tidak bisa membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina.”
Tanpa menyebut nama Israel, Guterres yang tampak marah membuat pernyataan pers di New York mengingat bahwa dalam pidatonya pada hari Selasa, ia secara khusus mengatakan bahwa keluhan Palestina tidak dapat membenarkan serangan mengerikan yang dilakukan Hamas.
“Saya terkejut dengan kesalahpahaman dalam beberapa pernyataan saya… seolah-olah saya membenarkan tindakan teror yang dilakukan Hamas. Ini salah. Yang terjadi justru sebaliknya,” ucap Guterres, menyangkal tudingan Israel dan bersikeras bahwa perlu menegakkan kembali kebenaran seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga: Kesal dengan Pidato Guterres, Israel Ancam Tolak Visa Pejabat PBB
Dalam pernyataannya pada hari Rabu, Guterres menunjukkan bahwa dalam pidatonya dia menyatakan: “Tetapi keluhan rakyat Palestina tidak dapat membenarkan serangan mengerikan yang dilakukan Hamas. Dan serangan-serangan mengerikan itu tidak bisa membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina.”
Lihat Juga :