Polisi Malaysia Gerebek Kantor Al Jazeera

Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:31 WIB
"Melakukan penggerebekan di kantor kami dan menyita komputer adalah eskalasi yang meresahkan dalam tindakan keras pihak berwenang terhadap kebebasan media," kata Giles Trendle, direktur pelaksana Al Jazeera.

"Al Jazeera menyerukan kepada pihak berwenang Malaysia untuk menghentikan penyelidikan kriminal ini ke wartawan kami," imbuhnya seperti dikutip dari AFP.

Polisi Malaysia tidak menanggapi permintaan komentar.

Pemerintah Malaysia telah mengecam program itu sebagai informasi menyesatkan dan tidak akurat, dan polisi melakukan penyelidikan karena dianggap melanggar undang-undang terkait penghasutan, pencemaran nama baik dan mentransmisikan konten ofensif.

Tujuh wartawan Al Jazeera, termasuk lima warga Australia, dipanggil untuk diinterogasi bulan lalu, sementara seorang pekerja migran Bangladesh yang diwawancarai dalam program tersebut telah ditangkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!