Mia Khalifa Dukung Hamas, Playboy Meradang
Rabu, 11 Oktober 2023 - 08:45 WIB
Kontroversi ini dimulai pada Sabtu ketika Khalifa memposting tweet yang mendorong “para pejuang kemerdekaan di Palestina untuk membalik ponsel mereka dan membuat film secara horizontal,” kemudian menjelaskan, “Saya hanya ingin memastikan ada rekaman 4K dari rakyat saya yang merobohkan tembok di penjara ruang terbuka di mana mereka dipaksa keluar dari rumah mereka, jadi kita punya pilihan bagus untuk buku sejarah yang menulis tentang bagaimana mereka membebaskan diri dari apartheid.”
Pejuang Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel pagi itu, menembakkan rentetan roket ke kota-kota Israel dan menyerbu permukiman Yahudi di dekat perbatasan negara itu dengan Gaza.
Hingga Selasa, setidaknya 800 warga Israel telah terbunuh dan lebih dari 2.000 orang terluka, sementara serangan balasan Israel di Gaza telah merenggut sedikitnya 770 nyawa warga Palestina. Hamas juga diperkirakan menyandera 150 warga Israel.
Baca juga: Rekaman Video Mengerikan Ungkap Israel Gunakan Senjata Terlarang di Gaza
Sepanjang akhir pekan, Khalifa mengunggah aliran konten pro-Palestina. Dia membandingkan foto satu truk berisi anggota Hamas yang bersenjata dengan “lukisan zaman Renaisans,” dan menyatakan siapa pun yang memihak Israel “berada di pihak yang salah dalam apartheid dan sejarah akan menunjukkan hal itu pada saatnya nanti.”
Komentar Khalifa juga membuatnya dipecat dari Red Light Holland, perusahaan jamur halusinogen tempat dia bekerja sebagai penasihat media sosial.
Pejuang Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel pagi itu, menembakkan rentetan roket ke kota-kota Israel dan menyerbu permukiman Yahudi di dekat perbatasan negara itu dengan Gaza.
Hingga Selasa, setidaknya 800 warga Israel telah terbunuh dan lebih dari 2.000 orang terluka, sementara serangan balasan Israel di Gaza telah merenggut sedikitnya 770 nyawa warga Palestina. Hamas juga diperkirakan menyandera 150 warga Israel.
Baca juga: Rekaman Video Mengerikan Ungkap Israel Gunakan Senjata Terlarang di Gaza
Sepanjang akhir pekan, Khalifa mengunggah aliran konten pro-Palestina. Dia membandingkan foto satu truk berisi anggota Hamas yang bersenjata dengan “lukisan zaman Renaisans,” dan menyatakan siapa pun yang memihak Israel “berada di pihak yang salah dalam apartheid dan sejarah akan menunjukkan hal itu pada saatnya nanti.”
Komentar Khalifa juga membuatnya dipecat dari Red Light Holland, perusahaan jamur halusinogen tempat dia bekerja sebagai penasihat media sosial.
Lihat Juga :