Website NATO Serukan Persiapan Perang Nuklir Melawan Rusia

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 00:56 WIB
Baca Juga: Gertak Barat, Putin Bakal Uji Coba Senjata Nuklir

Dalam skenario seperti itu, para pemimpin militer Rusia akan berasumsi bahwa negara-negara Barat tidak akan memberikan tanggapan yang sama, karena khawatir bahwa situasi tersebut akan meningkat secara tidak terkendali hingga terjadinya pertempuran dalam skala besar antara AS dan Rusia.

Daripada takut terhadap perang nuklir, Weaver berpendapat bahwa negara-negara Barat harus menerimanya. "NATO harus melengkapi jet tempur dan kapal selamnya dengan senjata nuklir taktis untuk mencegah serangan taktis Rusia, dan meyakinkan para pemimpin Rusia bahwa NATO sepenuhnya siap untuk melawan penggunaan nuklir terbatas dengan respons nuklir kita yang efektif secara militer," tulis Weaver, yang dikutip pada Sabtu (7/10/2023).

Doktrin nuklir Rusia mengizinkan penggunaan senjata atom jika terjadi serangan nuklir pertama terhadap wilayah atau infrastrukturnya, atau jika keberadaan negara Rusia terancam oleh senjata nuklir atau konvensional. Posisi ini tidak berubah sejak tahun 2010, dan tidak terkecuali dalam penggunaan senjata nuklir taktis—yang kekuatannya jauh lebih lemah dibandingkan senjata nuklir strategis yang akan ditembakkan oleh NATO dan Rusia jika terjadi perang habis-habisan.

Terlepas dari pedoman yang jelas mengenai penggunaan senjata nuklir, Weaver mengeklaim bahwa Rusia dapat melancarkan serangan terhadap negara-negara NATO di Eropa jika AS sibuk memerangi China atas Taiwan, sebuah skenario yang dia anggap mungkin terjadi tanpa penjelasan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!