Inggris: Mendukung Ukraina Sulit dan Menyakitkan

Minggu, 01 Oktober 2023 - 13:26 WIB
Menteri Inggris itu secara khusus menyebutkan Abraham Accords, yang membuka jalan bagi normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab.

Cleverly menambahkan bahwa meskipun ia akan senang jika Trump berhasil mengamankan perdamaian yang adil dengan cepat, hal ini bukanlah sesuatu yang diharapkan oleh London.

Dalam sebuah wawancara TV pada hari Jumat, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Aleksey Danilov menyesalkan bahwa negara-negara Barat yang mendukung Ukraina tidak menjelaskan apakah mereka akan mendukung Kiev sampai mereka memenangkan konflik atau hanya untuk jangka waktu terbatas.

“Tidak ada yang bisa menjawab dengan jelas apa arti kemenangan kami,” klaimnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Ukraina Sergey Marchenko mengakui bahwa jumlah negara yang bersedia memberikan uang kepada Kiev semakin sedikit.

Baca Juga: PM Hongaria: Konflik Ukraina - Rusia Adalah Perang Saudara

Moskow telah berulang kali menuduh AS dan sekutunya, yang telah menghabiskan miliaran dolar untuk mendukung Kiev, menggunakan konflik tersebut untuk melancarkan “perang proksi” melawan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!