Komponen Eropa Ditemukan di Drone Iran yang Dipakai Rusia, Ini Daftarnya

Jum'at, 29 September 2023 - 01:51 WIB
Juru bicara U-blox mengatakan: “U-blox mengutuk keras invasi Rusia ke Ukraina. Segera setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, U-blox menghentikan semua penjualan ke Rusia, Belarusia, dan wilayah yang diduduki tentara Rusia di Ukraina, terlepas dari tujuan penggunaannya. Baru-baru ini, U-blox juga memutuskan untuk tidak menjualnya ke anggota Uni Ekonomi Eurasia (zona perdagangan bebas dengan Rusia)."

“Sejak tahun 2002, U-blox telah menerapkan kebijakan ketat bahwa produknya tidak boleh digunakan dalam senjata atau sistem senjata – termasuk sistem untuk identifikasi target,” tegasnya.

Juru bicara NXP Semiconductor mengatakan pihaknya sedang mencari cara baru untuk menghindari penyalahgunaan teknologinya.

“Kami tidak menoleransi penggunaan produk kami untuk senjata Rusia atau Iran, atau aplikasi lain apa pun yang tidak dirancang atau dilisensikan oleh produk kami. Kami terus mematuhi undang-undang pengendalian ekspor dan sanksi di negara tempat kami beroperasi dan kami tidak mendukung bisnis apa pun di atau dengan Rusia, Belarus, dan negara-negara lain yang diembargo, termasuk Iran," tuturnya.

"Tim kami terus melakukan kontak dengan regulator di seluruh dunia mengenai masalah ini saat kami menjajaki langkah-langkah tambahan untuk membantu menetralisir pengalihan chip ilegal,” imbuhnya.

Menanggapi temuan ini, seorang anggota Parlemen Eropa yang duduk di subkomite pertahanan dan keamanan parlemen Eropa, Bart Groothuis, mengatakan kurangnya koordinasi di antara badan intelijen Uni Eropa untuk mengatasi penyalahgunaan komponen barat.

“Saya pikir banyak badan intelijen Eropa bahkan tidak mempertimbangkan sanksi,” katanya.

Baca Juga: Ukraina Hancurkan Lebih dari 30 Drone Rusia dalam Serangan Besar-besaran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!