Bertemu Menlu Israel di Italia, Menlu Libya Dipecat

Selasa, 29 Agustus 2023 - 19:32 WIB
Kantor Mangoush berusaha meredam kemarahan pada Minggu malam, dengan mengatakan bahwa dia telah menolak permintaan pertemuan resmi dengan Cohen, namun mereka bertemu dalam pertemuan yang tidak direncanakan saat dia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani.

Namun Pejabat Israel membantah pernyataan tersebut.

“Pertemuan itu dikoordinasikan di tingkat tertinggi di Libya dan berlangsung hampir dua jam. Perdana Menteri Libya melihat Israel sebagai jembatan yang memungkinkan bagi Barat dan pemerintah AS,” kata pejabat itu seperti dikutip dari Reuters, Selasa (29/8/2023).

Pejabat Libya kedua mengatakan Dbeibah telah meminta Italia untuk mengatur pertemuan tersebut dengan harapan mendapatkan dukungan lebih kuat dari Amerika Serikat (AS) dan internasional lainnya untuk pemerintahan sementaranya.

“Pemerintah khawatir dukungan internasional akan melemah dan hilang,” kata pejabat itu.

Sebuah sumber diplomatik di Italia mengatakan Kementerian Luar Negeri Libya dan Israel telah melakukan kontak selama beberapa waktu sebelum pertemuan tersebut tanpa keterlibatan Italia, namun keduanya telah meminta bantuan Italia dalam menyediakan lokasi untuk bertemu.

Sejak tahun 2020 Israel telah menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Maroko, dan Sudan melalui apa yang disebut "Perjanjian Abraham" yang ditengahi oleh Amerika Serikat, yang memandang perjanjian lebih lanjut dengan negara-negara Arab sebagai tujuan regional utama.

Pemerintahan Persatuan Nasional (GNU) di Dbeibah, yang dibentuk melalui proses yang didukung PBB, telah mendorong hubungan yang lebih kuat dengan semua negara yang terlibat di Libya, termasuk UEA dan sekutu utama Israel, AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!