Senator Republik Khawatir China Pakai TikTok untuk Pengaruhi Pemilu AS
Kamis, 30 Juli 2020 - 00:03 WIB
Ilustrasi logo TikTok di atas bendera Amerika Serikat. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Sekelompok Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik meningkatkan tekanan pada TikTok dengan meminta pemerintah menyelidiki ancaman aplikasi itu dalam mempengaruhi pemilu AS.
Dalam surat bertanggal Selasa (28/7), Marco Rubio, Tom Cotton dan anggota parlemen lainnya menyebut tuduhan penyensoran oleh TikTok pada konten sensitif termasuk video yang mengkritik perlakuan China pada minoritas Uighur serta upaya penyensoran oleh Beijing untuk memanipulasi diskusi politik dan aplikasi media sosial.
“Kami sangat khawatir bahwa Partai Komunis China dapat menggunakan kontrolnya pada TikTok untuk mendistorsi atau menipulasi percakapan politik untuk menyemai perselisihan antar warga Amerika dan mencapai hasil politik tertentu,” tulis para anggota parlemen dalam surat pada Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODHI), pelaksana kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) dan direktur Biro Investigasi Federal (FBI).
Juru bicara perusahaan media sosial itu menyatakan TikTok sangat proaktif menyelidiki keamanan aplikasinya dan mengambil pengalaman dari pemilu lalu.
Dalam surat bertanggal Selasa (28/7), Marco Rubio, Tom Cotton dan anggota parlemen lainnya menyebut tuduhan penyensoran oleh TikTok pada konten sensitif termasuk video yang mengkritik perlakuan China pada minoritas Uighur serta upaya penyensoran oleh Beijing untuk memanipulasi diskusi politik dan aplikasi media sosial.
“Kami sangat khawatir bahwa Partai Komunis China dapat menggunakan kontrolnya pada TikTok untuk mendistorsi atau menipulasi percakapan politik untuk menyemai perselisihan antar warga Amerika dan mencapai hasil politik tertentu,” tulis para anggota parlemen dalam surat pada Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODHI), pelaksana kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) dan direktur Biro Investigasi Federal (FBI).
Juru bicara perusahaan media sosial itu menyatakan TikTok sangat proaktif menyelidiki keamanan aplikasinya dan mengambil pengalaman dari pemilu lalu.
Lihat Juga :