Mengapa Juli 2023 Ditetapkan Menjadi Bulan Terpanas dalam Sejarah?

Selasa, 01 Agustus 2023 - 09:49 WIB
Dalam pernyataan bersama, Badan Perubahan Iklim Copernicus UE dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) PBB mengatakan "sangat mungkin" Juli 2023 akan memecahkan rekor.

Temperatur ekstrem adalah hasil dari perubahan iklim dan pola cuaca yang memanas, yang dikenal sebagai El Nino, yang bertanggung jawab atas tahun yang lebih panas dari biasanya.

Eropa mengalami beberapa suhu tertinggi sejauh musim panas ini berkat apa yang disebut kubah panas yang membentang di selatannya.

Tahun lalu, diperkirakan ada lebih dari 61.000 kematian terkait panas selama musim terpanas di Eropa.

Baca Juga: 9 Tempat Terpanas di Bumi, Salah Satunya Pernah Masuk Guinness World Record

Di AS ada peringatan cuaca tentang panas yang "sangat berbahaya" di barat daya negara itu.

Di China barat laut suhu mencapai setinggi 52,2 derajat Celsius dan memecahkan rekor di negara itu.

Gelomba panas di Eropa menyebabkan kebakaran hutan terjadi di seluruh wilayah. Kebakaran menghanguskan ratusan ribu hektar lahan di Yunani, Italia, Portugal, Spanyol, Prancis, dan Kroasia.



Foto/Reuters

Menurut data dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa (EFFIS), pada tanggal 29 Juli, jumlah kebakaran di seluruh UE mencapai 991 – hampir dua kali lipat rata-rata tahunan sepanjang tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!