Mohammed bin Salman Hapus Konten Anti-Israel dari Buku Pelajaran Arab Saudi

Senin, 17 Juli 2023 - 07:07 WIB
Namun, buku pelajaran tetap tidak mengakui Israel dan tidak mengajarkan tentang Holocaust.

Peta sama sekali mengabaikan keberadaan Israel dan tidak menyebutkan namanya, Zionisme masih digambarkan sebagai gerakan kolonial dan rasis Eropa, dan masih ada tempat yang digambarkan sebagai "entitas Zionis".

“Meskipun setiap reformasi buku teks itu penting, buku teks Arab Saudi memiliki makna khusus sebagai pemimpin arus Sunni dalam Islam,” kata Marcus Sheff, CEO lembaga penelitian dan kebijakan IMPACT-se, seperti dikutip Ynet, Senin (17/7/2023).

Eric Agassi, wakil presiden IMPACT-se, menambahkan: "Perubahan yang dilakukan [Mohammed] bin Salman sangat berani, belum pernah terjadi sebelumnya, dan merupakan pertanda akan datang. Arab Saudi bukan lagi sekadar sebuah negara. Buku teksnya didistribusikan ke komunitas Muslim di seluruh dunia dan dipelajari oleh puluhan juta pelajar di masjid dan lingkungan pendidikan lainnya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!